Detail Cantuman Kembali

XML

penambahan luas pulau lusi berdasarkan faktor oseanografi


Pada tahun 2006 terjadi fenomena semburan lumpur panas di Dusun Balongnongo, Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Luapan lumpur tersebut dibuang ke Sungai Porong yang mengalir menuju laut di daerah Selat Madura. Pembuangan lumpur menyebabkan pendangkalan di Muara Sungai Porong. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo melakukan pengerukan di muara Sungai Porong, dari hasil pengerukan lumpur tersebut dipindahkan ke Pulau Sarinah. Jenis sedimen di Muara Sungai Porong di stasiun 3 dan 4 adalah lempung lanau pasiran, dan stasiun 5 adalah pasir lempungan. Nilai debit Sungai Porong pada tanggal 5 Mei 2021 sebesar 33.94 m3/s dan debit sedimen sebesar 226.77 ton/hari. Untuk tinggi gelombang rata-rata pada Bulan Mei 2011-2021 sebesar 0.29 m dengan periode sebesar 2.73 detik. Kecepatan arus memiliki nilai yang kecil di area muara sungai, tetapi dapat mempengaruhi persebaran sedimen. Dari faktor tersebut yang paling berpengaruh pada penambahan luas Pulau Lusi adalah debit sungai. Arah penambahan luas menuju ke arah Timur dan Selatan. Untuk perubahan luas Pulau Lusi paling besar terjadi pada tahun 2007 ke 2011 yaitu bertambah sebesar 41.61 ha. Dan untuk prediksi luas Pulau Lusi pada tahun 2031 yaitu sebesar 111.90 ha.
624.21.17 Muh p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
x, 80 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...